Category: Publikasi

Kemenristekdikti Uji Publik Rancangan Permen tentang Aset Tak Berwujud Berupa Paten

Pengujian suatu peraturan menjadi sangat penting sebelum peraturan itu ditetapkan demi menjaga transparansi dan akuntabilitas peraturan serta menciptakan kesepahaman antara stakeholders yang terlibat dalam suatu peraturan. Atas dasar  itu, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melakukan uji publik terhadap Rancangan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Rancangan Permenristekdikti)…

May 22, 2018
7 Ribu Jurnal Diharapkan Terakreditasi Nasional
7 Ribu Jurnal Diharapkan Terakreditasi Nasional

SEMARANG – Peraturan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI Nomor 9 Tahun 2018 tentang Akreditasi Jurnal Nasional diharapkan meningkatkan jumlah jurnal terakreditasi nasional di Tanah Air. Dua tahun setelah peraturan tersebut dikeluarkan diharapkan ada 7.000 jurnal terakreditasi nasional. ”Kami optimistis, hal ini bisa terpenuhi setelah dikeluarkannya aturan baru…

May 19, 2018
Selain Nelayan, Petani juga Butuh Konverter Kit!

Ketersediaan bahan bakar untuk membajak sawah dengan mesin traktor adalah hal mutlak untuk para petani. Kelangkaan dan tingginya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berdampak kepada peningkatan harga produksi, penurunan pendapatan dsb. Dibutuhkan sentuhan teknologi tepat guna untuk menyelesaikan masalah tersebut. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) terus berupaya mendorong…

May 18, 2018
Kejar Ketertinggalan, RI Target Peringkat Pertama Publikasi Ilmiah se-ASEAN
Kejar Ketertinggalan, RI Target Peringkat Pertama Publikasi Ilmiah se-ASEAN

Okezone.com|JAKARTA – Pemerintah Indonesia menargetkan tahun depan peringkat publikasi ilmiahnya akan berada di peringkat pertama se-ASEAN. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohammad Nasir mengatakan, berdasarkan publikasi internasional ASEAN per 8 Mei 2018, publikasi internasional Indonesia berada di angka 8.269, sementara Thailand saat ini berada di angka 5.153.…

25.000 Jurnal Ilmiah Terbit dalam Bentuk Elektronik
25.000 Jurnal Ilmiah Terbit dalam Bentuk Elektronik

Suaramerdeka.com|JAKARTA- Kebijakan kewajiban publikasi di jurnal ilmiah berdampak pada peningkatan permintaan secara drastis dari International Standard Serial Number (ISSN) ke Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) lebih dari 50.000 secara drastis. Sementara itu, terdapat lebih dari 25.000 jurnal ilmiah yang terbit dalam bentuk elektronik. Namun…

Akreditasi Jurnal Ilmiah Disatukan di Kemristekdikti
Akreditasi Jurnal Ilmiah Disatukan di Kemristekdikti

Koran Jakarta|JAKARTA, Lembaga akreditasi jurnal ilmiah akhirnya disatukan di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti). Dengan demikian, seluruh jurnal ilmiah yang sudah terakreditasi oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan masa berlaku akreditasinya habis, Kemristedikii menerbitkan sertifikat baru bagi jurnal ilmiah yang telah diakreditasi oleh LIPI tersebut. Kebijakan tersebut…

Jurnal Ilmiah Dibenahi
Jurnal Ilmiah Dibenahi

JAKARTA, KOMPAS – Dalam rangka memenuhi kebutuhan jurnal ilmiah nasional terakreditasi dan reformasi birokrasi pelayanan akreditasi jurnal ilmiah nasional, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengeluarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah. Peraturan tersebut mengamanahkan lembaga akreditasi jurnal…

Publikasi Peneliti Butuh Jurnal Ilmiah
Publikasi Peneliti Butuh Jurnal Ilmiah

JAKARTA, KOMPAS — Publikasi ilmiah internasional terus didorong agar pada 2019 Indonesia bisa berada di peringkat teratas di kawasan Asia Tenggara. Namun, peningkatan jumlah publikasi ilmiah internasional dari para peneliti masih terkendala minimnya jumlah jurnal ilmiah terakreditasi internasional milik Indonesia. Apalagi, selama ini ada dualisme pengakuan akreditasi jurnal ilmiah di…

Menristekdikti menargetkan publikasi ilmiah Indonesia tertinggi di ASEAN
Menristekdikti menargetkan publikasi ilmiah Indonesia tertinggi di ASEAN

Jakarta (Antaranews Babel) – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menargetkan publikasi ilmiah Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara pada 2019. “Kami menargetkan pada 2019 bisa melebihi Malaysia atau tertinggi untuk wilayah ASEAN,” kata Nasir dalam konferensi pers peluncuran Permenristekdikti 9/2018 mengenai Akreditasi Jurnal Ilmiah dan…

May 17, 2018
Publikasi Internasional Indonesia Peringkat Kedua ASEAN
Publikasi Internasional Indonesia Peringkat Kedua ASEAN

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Publikasi Internasional Indonesia yang terindeks Scopus hingga tanggal 8 Mei 2018 mencapai 8.269 publikasi. Capaian tersebut berhasil menjadikan Indonesia menempati posisi kedua se-ASEAN setelah Malaysia yang memiliki 8.712 publikasi dan pada posisi ketiga ditempati Singapura dengan 6.825 publikasi. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir…