Ditjen Risbang Dukung Peningkatan Kualitas Output Penelitian

Dengan berlakunya PMK 106, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) berupaya untuk mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas dari luaran penelitian dengan memberikan insentif bagi para peneliti yang dapat menghasilkan luaran Jurnal, Kekayaan Intelektual dan Prototipe. Dalam menjalankan peran tersebut Ditjen Risbang mengimplementasikannya dengan menyelenggarakan kegiatan Workshop Peningkatan Kualitas Output Penelitian Program Riset Terapan Tahun 2018 (22/02/2018).

Kegiatan yang berkerja sama dengan LPPM Universitas PGRI Semarang ini bertujuan untuk mendorong peneliti menghasilkan penelitian yang berorientasi Kekayaan Intelektual, khususnya Paten. Kegiatan yang diselenggarakan di Semarang ini menghadirkan narasumber yang ahli dalam bidang kekayaan intelektual khususnya Paten.

Salah satu narasumber, Ahadiar Ramadhoni, menjelaskan dalam paparannya bahwa dalam permohonan paten terdapat 2 proses. Proses pemeriksaan formalitas (administrasi dan fisi) dan subtantif. Proses pemeriksaan yang paling lama adalah proses subtantif. Proses ini memakan waktu  maksimal 30 bulan.

“Proses pembuatan Paten ini agak unik, karena mentransofrmasi barang yang kita buat, lalu ditulis dalam dokumen paten.” – Ujar ahadiar.

“Maka dari itu perlu diketahui metode/teknik dalam penulisan dokumen KI” – Sambungnya.

Dalam paparan narasumber yang lain, Ragil Yoga Edi menjelaskan pentingnya paten serta bagaimana mengindentifikasi suatu invensi yang dapat dijadikan paten.

“Paten itu melindungi invensi, Invensi itu solusi untuk mengatasi masalah teknis”- jelas Ragil.

Kegiatan yang dihadiri oleh 89 Peserta dari Perguruan Tinggi Swasta dan Negeri ini juga mendapat penjelasan terkait dengan kebijakan bidang penelitian dari dan mendapatkan Informasi terkait dengan program – program untuk mendukung dalam peningkatan paten oleh Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual.

Pada sesi terakhir, ditutup dengan success story dan prosedur pendaftaran paten dari peniliti yang telah mengkomersialisasikan patennya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *