Rapat Pembahasan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi 3 Megawatt.

Garut, PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) bekerjasama dengan Badan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam  mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) 3 Megawatt (MW). Pada Rapat yang dihadiri oleh Direktur Pengembangan Teknologi Industri, Kepala BPPT beserta Deputi Teknologi Informasi, Energi dan Material (TIEM) ini diselenggarakan di Kamojang, Garut.

Rapat dibuka oleh Kepala BPPT yang menjelaskan bahwa PLTP 3 MW ini adalah hasil karya anak bangsa yang direkayasa oleh BPPT dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60%.

“BPPT ingin bahwa PLTP ini dapat dimanfaatkan oleh PGE untuk supply listrik ON GRID ke PLN” Ujar Kepala BPPT-Unggul Priyanto, Jumat (13/01/2017).

Menurut Unggul Kemenristekdikti diharapkan memberikan dukungan kepada teknologi PLTP yang sudah dikuasai oleh LPNK.

Dalam Sambutannya Direktur Pengembangan Teknologi Industri – Hotmatua Daulay menjelaskan bahwa Teknoligi PLTP termasuk salah satu teknologi EBT yang diprioritaskan diharapkan juga hasil pengembangan teknologi PLTP ini bisa didorong oleh seluruh stakeholders, termasuk DPR komisi VII. Menurut Hotmatua DPR juga sedang berupaya mendorong agar teknologi bisa dikuasai oleh LPNK/LPK dan Perguruan Tinggi.

“PGE dari awal support pengembangan PLTP 3 MW ini dengan dukungan penuh dari kami mulai dari sumur dan area kawasan PLTP serta MoU terkait dengan komersialisasi listrik hasil PLTP 3 MW ini kami siap menindaklanjutinya bersama demi bangsa dan negara.” Kata General Manager PGE.

“Pertamina akan melaunching Pertamina energi research center, salah satu fokusnya adalah panas bumi. Dengan ini akan terus kerjasama di bidang panas bumi untuk skala yang lebih besar lagi.” – Pungkas Deputi Teknologi Informasi, Energi dan Material, Hammam Riza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *