Sosialisasi Kebijakan Risbang di Kopertis IV

Jumat, 28 Oktober 2016, Kantor Kopertis Wilayah IV Bandung.

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan di Lingkungan Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan. Adapun peraturan perundang-undangan yg disosialisasikan; Permenristekdikti No.42 Tahun 2016 tentang Pengukuran dan Penetapan Tingkat Kesiapterapan Teknologi.; Peraturan Menteri Keuangan Nomor 106/PMK.02/2016 tentang Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2017; Undang-Undang No.13 Tahun 2016 tentang Paten..

Kegiatan yang dihadiri oleh PTN sekitar Jawa Barat dan PTS dibawah Koordinasi Kopertis IV ini dibuka oleh Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah IV-Dr. Subahi Idris. Dalam sambutannya Subahi menyampaikan bahwa Kegiatan sosialisasi ini penting karena pemerintah selalu melakukan penyempurnaan, contohnya perbaikan-perbaikan Standar Biaya Keluaran dan kegiatan ini juga selaras oleh Program Tahunan Swasta (PTS) yang ada di bawah koordinasi Kopertis Wilayah IV. Sekretariat Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan- Prakoso, MM juga dalam sambutannya menyampaikan bahwa peraturan perundang-undangan yg disosialisasikan di Lingkungan Kopertis Wilayah IV ini merupakan salah satu kegiatan pendorong untuk mendorong dan semakin menggiatkan tumbuh-berkembangnya penelitian di Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan paparan teknis terkait masing – masing tema oleh para narasumber. Tema pertama yaitu Permenristekdikti No.42 Tahun 2016 tentang Pengukuran dan Penetapan Tingkat Kesiapterapan Teknologi yang dipaparkan oleh Direktur Pengembangan Teknologi Industri- Dr. Hotmatua Daulay yang menjelaskan maksud, tujuan dan hasil yang diharapkan pada instrument kebijakan ini.

Paparan Selanjutnya oleh Sesditjen Penguatan Risbang bersama Kepala Seksi Standar Biaya 1- Hari Wisudo Bagio dengan memaparkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 106/PMK.02/2016 tentang Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2017. Prakoso mengatakan bahwa Standar Biaya Keluaran Bidang Penelitian ini akan membawa Perubahan Paradigma Riset, dari yg sebelumnya Riset yg Berbasis Proses yg fokusnya kepada pertanggungjawaban administrasi penelitian sehingga produktifitasnya rendah, dirubah mindset-nya menjadi Riset Berbasis Output yg fokus kepada kualitas hasil penelitiannya. SBKU Bidang Penelitian merupakan babak baru dari kebijakan penganggaran untuk mewujudkan penerapan kebijakan penganggaran berbasis kinerja yg makin berkualitas, Terang Hari Wisudo Bagio.

Sesi terakhir ditutup oleh paparan Dr. Sadjuga-Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual yang memaparkan UU No.13 Tahun 2016 tentang Paten. Sadjuga berharap dengan UU No. 13 Tahun 2016 ini dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas paten terdaftar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *